Maret 13, 2026

Srikandi Polri Turun Tangan di Dapur Umum, Pastikan Warga Terdampak Banjir Tirto Terlayani

Srikandi Polri Turun Tangan di Dapur Umum, Pastikan Warga Terdampak Banjir Tirto Terlayani

Pekalongan.iwoipemalang.id
– Sisi humanis Polri kembali terlihat di tengah kepungan banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Puluhan personel Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Pekalongan diterjunkan langsung untuk berjibaku di dapur umum guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana terpenuhi, Senin (09/02/2026).

Para Srikandi Polri tersebut bergabung bersama petugas Dinas Sosial serta para relawan di Posko Dapur Umum Kecamatan Tirto. Pantauan di lokasi menunjukkan para Polwan tak segan turun langsung mengerjakan berbagai aktivitas dapur, mulai dari mengupas bumbu, memotong sayuran, memasak, hingga mengemas ribuan porsi nasi siap saji.

Srikandi Polri Turun Tangan di Dapur Umum, Pastikan Warga Terdampak Banjir Tirto Terlayani

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pekalongan, Kompol Guntur Tri Harjani, S.H. Ia menegaskan bahwa keterlibatan personel Polwan merupakan instruksi untuk mempercepat dan mengoptimalkan operasional dapur umum di tengah kondisi darurat banjir.

“Kehadiran personel Polwan di sini untuk membantu seluruh aktivitas operasional dapur umum, mulai dari pengolahan bahan makanan hingga pendistribusian. Ini adalah wujud empati dan kepedulian nyata Polres Pekalongan terhadap warga yang terdampak banjir di wilayah Tirto,” ujar Kompol Guntur saat dikonfirmasi.

Dalam pelaksanaannya, tugas para Polwan dibagi ke dalam beberapa teknis lapangan yang cukup padat. Pada tahap awal, mereka membantu penyiapan bahan pangan dalam jumlah besar, seperti memotong sayuran dan menyiapkan bumbu dapur bersama relawan lainnya.

Tak hanya itu, personel Polwan juga terlibat aktif dalam proses memasak di wajan-wajan berukuran besar guna memastikan ketersediaan nasi dan lauk pauk bagi ribuan warga yang rumahnya terendam banjir.

“Kami memastikan proses penyajian hingga pengemasan dilakukan secara higienis dan menggunakan wadah yang layak. Tujuannya agar makanan dapat didistribusikan tepat waktu kepada warga maupun pengungsi yang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi, kehadiran para Polwan di posko dapur umum dan pengungsian juga diharapkan mampu memberikan dukungan moril dan psikologis, khususnya bagi ibu-ibu dan anak-anak, melalui pendekatan yang lebih humanis dan penuh empati.

Suswanto

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *