Pekalongan Iwoipemalang.id
—Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/1/2026) sore. Hujan deras disertai angin puting beliung menyebabkan puluhan rumah warga rusak serta sejumlah pohon tumbang hingga menutup akses jalan dan menimpa kendaraan warga.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yususf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H. membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa selain Kecamatan Kesesi, terjangan angin kencang juga terjadi merata di sejumlah kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Pekalongan. “Benar, telah terjadi bencana alam angin puting beliung dan pohon tumbang di beberapa titik wilayah Kabupaten Pekalongan sore tadi. Personel Polres Pekalongan bersama Polsek jajaran langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga serta kelancaran arus lalu lintas,” ujar Ipda Warsito, Minggu (11/1/2026) malam.

Berdasarkan data yang dihimpun dari wilayah hukum Polsek Bojong, angin puting beliung menerjang permukiman warga di Desa Bukur sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, sedikitnya 30 unit rumah warga di RT 02, 03, dan 04 RW 01 mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting yang beterbangan tersapu angin. Selain itu, peristiwa pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah hukum Polres Pekalongan. Di Kecamatan Wonopringgo, tepatnya di Desa Rowokembu, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa satu unit mobil milik warga. Kejadian serupa juga terjadi di Desa Pasar Lawas RT 10 RW 05. Di Kecamatan Karangdadap, akses Jalan Raya Karangdadap–Doro sempat lumpuh total setelah sebuah pohon tumbang melintang di tengah jalan wilayah Desa Kalilembu. Petugas kepolisian bersama warga setempat segera melakukan pemotongan dan pembersihan pohon agar jalan kembali bisa dilalui.

Sementara itu, di Kecamatan Sragi, sebuah pohon jati yang berada di tepi Jalan Raya Desa Bulaksari tumbang dan menimpa lampu penerangan jalan serta jaringan listrik utama. Insiden tersebut menyebabkan kabel listrik putus dan mengakibatkan pemadaman listrik di wilayah sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Pekalongan bersama Polsek setempat langsung turun ke lokasi dengan membawa gergaji mesin (chainsaw) dan peralatan evakuasi lainnya. Petugas juga berkoordinasi dengan BPBD dan pihak PLN untuk percepatan penanganan dampak bencana. “Untuk wilayah yang mengalami pemadaman listrik akibat kabel putus, kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar segera dilakukan perbaikan. Hingga saat ini petugas masih bersiaga di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan,” tambah Ipda Warsito.Dalam peristiwa tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun demikian, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang. “Kami mengimbau warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berpotensi roboh demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
(Suswanto)

