Juni 19, 2026

Bhabinkamtibmas Sambangi Sekolah, Polres Pekalongan Bentengi Pelajar dari Bullying dan Provokasi Digital

Pekalongan, Iwoipemalang.id

– Personel Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Pekalongan secara serentak menyambangi sekolah-sekolah di wilayah hukum masing-masing, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam membentengi generasi muda dari kenakalan remaja, perundungan, serta ancaman negatif dunia digital yang kian marak. Kehadiran para Polisi Desa tersebut tidak hanya bertujuan memantau situasi keamanan lingkungan sekolah, namun juga memberikan edukasi langsung kepada para pelajar melalui penyuluhan dan koordinasi dengan pihak guru. Fokus utama kegiatan ini adalah pembentukan karakter, penanaman adab, serta keselamatan pelajar.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yususf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H. menjelaskan bahwa sambang sekolah ini merupakan instruksi langsung pimpinan guna memastikan lingkungan pendidikan tetap aman, kondusif, dan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak dan beradab. “Kami melalui jajaran Bhabinkamtibmas ingin memastikan para siswa memiliki karakter yang kuat. Penanaman adab kepada guru dan orang tua menjadi perhatian utama, termasuk pencegahan bullying yang dapat merusak masa depan anak-anak,” ujar Ipda Warsito, Senin (12/1).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, petugas juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan remaja. Mengingat maraknya provokasi, ajakan tawuran, hingga aksi anarkis yang sering berawal dari dunia maya, para siswa diimbau agar tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Anak-anak harus bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah terpancing ajakan yang tidak bertanggung jawab. Hoaks dan provokasi anarkis hanya akan merugikan diri sendiri, orang tua, serta mencoreng nama baik sekolah,” tegasnya.

Selain pembinaan karakter, polisi juga menekankan lima poin krusial yang wajib dihindari pelajar demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas, yakni menjauhi narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang; menghentikan segala bentuk bullying di lingkungan sekolah; tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan; disiplin menaati peraturan sekolah; serta tidak terlibat dalam aksi anarkis atau tindak kriminal. “Polisi hadir bukan untuk menakuti, melainkan untuk merangkul. Kami ingin siswa merasa aman dan nyaman di sekolah, fokus menuntut ilmu, serta tidak terjerumus dalam narkoba maupun perilaku perundungan,” tambah Ipda Warsito.

Melalui kegiatan sambang sekolah ini, Polres Pekalongan berharap sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua semakin solid dalam mengawasi serta membimbing perkembangan anak-anak di Kabupaten Pekalongan.

(Dimas)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *