Agustus 14, 2026

DPP IWO Indonesia Rombak Kepengurusan DPW Banten Demi Cegah Dualisme Organisasi

DPP IWO Indonesia Rombak Kepengurusan DPW Banten Demi Cegah Dualisme Organisasi

Jakarta, Sinarpanturatv.id
— Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) menegaskan komitmennya untuk tidak mentoleransi potensi terjadinya dualisme kepemimpinan organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah hingga kabupaten/kota. Komitmen tersebut dijaga melalui koordinasi dan konsolidasi yang intensif antara pimpinan pusat, jajaran pengurus, serta seluruh anggota organisasi.

Meski bersikap tegas, pimpinan pusat IWO Indonesia tetap mengedepankan komunikasi persuasif dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan dari berbagai pihak sebelum mengambil keputusan strategis, termasuk dalam hal evaluasi dan perombakan kepengurusan di daerah.

Menyikapi dinamika yang berkembang di tubuh kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Provinsi Banten, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui Kepala Divisi Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (Kadiv OKK) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepemimpinan selama satu tahun terakhir. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa roda organisasi dinilai tidak berjalan sebagaimana amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota di Provinsi Banten juga menyampaikan keluhan terkait minimnya arahan dan koordinasi dari pimpinan DPW. Bahkan, kondisi tersebut diibaratkan “seperti anak ayam kehilangan induknya”.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Kadiv OKK DPP IWO Indonesia, Hasan Munawar, berkoordinasi dengan Ketua Umum Dr. H. NR Icang Rahardian, S.H., S.Ak., M.H., M.Pd., untuk mengambil langkah strategis berupa perombakan kepengurusan DPW Banten. Langkah ini ditempuh semata-mata untuk menjaga marwah serta nama baik organisasi di Provinsi Banten.

“Kami telah mendengar, menyerap, dan mengevaluasi kepemimpinan H. Suherna selama lebih dari satu tahun. Tidak ada koordinasi maupun laporan kegiatan sebagaimana yang diamanatkan dalam AD/ART. Dari empat kabupaten dan empat kota di Provinsi Banten, baru setengahnya yang resmi terbentuk berdasarkan kinerja kepengurusan DPW,” ujar Hasan.

“Selain itu,” lanjut Hasan, “kepengurusan yang telah terbentuk pun belum seluruhnya terdaftar di Kesbangpol setempat. Hal ini menjadi indikator penting sekaligus catatan serius bagi DPP.”

Hasan menambahkan, sebagai Kadiv OKK DPP, dirinya memahami betul dinamika dan kinerja IWO Indonesia di Banten, mengingat kepengurusan di tingkat provinsi tersebut merupakan hasil pembentukan langsung dari DPP.

“Evaluasi selama satu tahun ini sudah lebih dari cukup bagi kami untuk mengambil keputusan merombak dan mengganti kepengurusan dengan figur yang lebih progresif. Berdasarkan Surat Pencabutan dan Pembekuan Nomor 138/JKT/DPP-IWOI/I/2025 tertanggal 1 Januari 2026 serta SK PAW Nomor 300/SK/IWOI/P/I/2026 tertanggal 7 Januari 2026, pimpinan pusat resmi merombak kepengurusan DPW Banten dan menunjuk Mevi Amirullah sebagai Ketua DPW Banten yang baru,” tegas Hasan.

DPP IWO Indonesia menegaskan bahwa perubahan struktur kepengurusan ini dilakukan murni demi menjaga marwah, soliditas, dan kemajuan organisasi. Keputusan tersebut tidak dilandasi unsur subjektivitas pribadi, melainkan berdasarkan hasil evaluasi objektif serta aspirasi berbagai pihak, guna memastikan tidak munculnya dualisme kepemimpinan di tubuh Ikatan Wartawan Online Indonesia.

Red/iwoipemalang.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *