Agustus 13, 2026

Darurat Narkoba! Ratusan Warga Turun ke Jalan, Garda Wanayasa Bersatu Deklarasikan Perang Melawan Narkoba

Narkoba Mulai Mengincar Anak-anak, Warga Wanayasa Bergerak: “Jangan Biarkan Generasi Kita Hancur!”

Banjarnegara,iwoipemalang.id
– Ancaman peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang semakin meresahkan mendorong ratusan warga Kecamatan Wanayasa turun ke jalan. Mereka menggelar aksi damai bertajuk “Garda Wanayasa Bersatu Menolak Peredaran Narkoba dan Obat-obatan Terlarang” pada Sabtu (4/7/2026), sebagai bentuk perlawanan nyata terhadap bahaya narkoba yang dinilai telah mengancam masa depan generasi muda.

Aksi yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipusatkan di Kantor Kecamatan Wanayasa sebelum massa bergerak menuju Simpang Tiga Wanayasa untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap. Dengan membawa spanduk dan poster berisi seruan anti narkoba, peserta aksi menyuarakan satu tekad: Wanayasa harus bersih dari narkoba.

Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan. Organisasi kemasyarakatan seperti KOKAM, BANSER, dan PERISAI berdiri di barisan terdepan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai desa yang merasa prihatin terhadap maraknya peredaran narkoba.

Masyarakat menilai kondisi saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Peredaran narkoba tidak lagi menyasar kalangan tertentu, tetapi mulai mengincar generasi muda, bahkan anak-anak di bawah umur. Situasi tersebut menjadi alarm serius yang harus segera ditangani secara bersama-sama.

Dalam orasinya, Kapolsek Wanayasa menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkoba. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi dan tidak takut melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan.

“Perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri. Ini adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat bersatu, maka jaringan peredaran narkoba akan semakin sulit bergerak. Mari selamatkan anak-anak kita dari ancaman yang menghancurkan masa depan mereka,” tegasnya.

Senada dengan itu, Danramil Wanayasa, Winarno, menegaskan komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan Polri dan masyarakat dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Kami tidak ingin generasi muda Wanayasa menjadi korban. TNI bersama Polri siap mengawal dan menjaga wilayah ini agar tetap aman dan terbebas dari pengaruh narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Wanayasa, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian masyarakat yang telah menunjukkan kekompakan dalam menyuarakan penolakan terhadap narkoba. Menurutnya, gerakan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Wanayasa tidak tinggal diam menghadapi ancaman yang dapat merusak masa depan daerah.

“Pemerintah Kecamatan Wanayasa mendukung penuh gerakan ini dan akan terus memperkuat sosialisasi serta edukasi bahaya narkoba di sekolah-sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” katanya.

Aksi damai berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta deklarasi sikap yang menegaskan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menolak keras peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah Wanayasa.

Melalui gerakan Garda Wanayasa Bersatu, masyarakat mengirim pesan tegas kepada para pelaku peredaran narkoba: Wanayasa tidak akan memberi tempat bagi narkoba. Seluruh elemen masyarakat siap menjadi benteng terdepan demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan daerah dari ancaman barang haram tersebut.

Red/SP

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *