Agustus 13, 2026

Pengurus GP3A DI Balong Nyatakan Vakum, Tunggu Kejelasan Status dan Legalitas

Wonogiri – RajawaliNusantaraTV.id

– Pengurus Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Daerah Irigasi (DI) Balong secara resmi menyatakan vakum kepengurusan terhitung mulai Selasa, 27 Januari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Agus Sutanto selaku pihak yang selama ini disebut sebagai ketua bersama seluruh tim kepengurusan.

Dalam surat pernyataan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri, Agus Sutanto menyatakan bahwa dirinya beserta seluruh tim tidak lagi terlibat dan tidak bertanggung jawab atas pengelolaan air serta jaringan irigasi DI Balong hingga terdapat kejelasan mengenai status kelembagaan, legalitas organisasi, dan arah kebijakan yang sah serta resmi.

“Terhitung mulai Selasa, 27 Januari 2026, kami menyatakan vakum dan tidak lagi mengurusi persoalan air maupun irigasi DI Balong sampai ada kejelasan status,” demikian isi pernyataan tertulis tersebut.

Agus Sutanto juga mengakui bahwa selama menjalankan peran kepengurusan, masih terdapat berbagai kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terkait, khususnya para petani yang selama ini memanfaatkan Daerah Irigasi Balong.

Pernyataan vakum ini turut ditembuskan kepada seluruh kepala desa pemanfaat DI Balong, para petani pemakai air, serta seluruh tim yang sebelumnya pernah tergabung dalam kepengurusan GP3A DI Balong.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri terkait langkah yang akan diambil menyikapi vakumnya kepengurusan GP3A DI Balong tersebut.

Red/01

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *